Surakarta – Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengadakan audiensi dan penjajakan kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta. Kerja sama ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi pengawasan pemilu serta program Praktisi Mengajar bagi mahasiswa Ilmu Administrasi Negara. Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya kedua belah pihak untuk memperkuat pendidikan politik dan tata kelola pemerintahan yang baik di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa yang mempelajari administrasi publik dan pengawasan penyelenggaraan pemilu.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Prodi Ilmu Administrasi Negara UNISRI dan Bawaslu Kota Surakarta membahas berbagai bentuk kolaborasi konkret, antara lain:
- Sosialisasi tentang peran Bawaslu dalam mengawasi pemilu dan pilkada yang bersih, jujur, dan adil.
- Program Praktisi Mengajar, di mana praktisi dari Bawaslu akan mengajar langsung di kelas untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengawasan pemilu, penanganan pelanggaran, serta administrasi penyelenggaraan demokrasi.
- Kemungkinan kegiatan lain seperti seminar, workshop, magang mahasiswa, dan penelitian bersama.
Kerja sama ini selaras dengan semangat link and match antara dunia perguruan tinggi dan lembaga negara, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pemahaman langsung dari praktisi di lapangan.
Ketua Bawaslu Kota Surakarta dalam berbagai kesempatan sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi dengan kampus untuk meningkatkan literasi politik masyarakat, terutama Generasi Z. Sementara itu, pihak UNISRI melalui FISIP menyambut baik inisiatif ini sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat demokrasi Indonesia.
Dekan FISIP UNISRI dan Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan melalui nota kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama (PKS) yang lebih formal. “Kami ingin mahasiswa kami memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bangsa, terutama dalam bidang administrasi negara dan pengawasan demokrasi,” ujar pimpinan prodi.
Program Praktisi Mengajar dari Bawaslu diharapkan dapat menjadi mata kuliah atau kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, sekaligus membekali mereka dengan pengalaman nyata sebelum terjun ke dunia kerja di sektor pemerintahan atau lembaga pengawas. Kolaborasi antara UNISRI dan Bawaslu Kota Surakarta ini menjadi bagian dari tren positif perguruan tinggi di Solo Raya yang semakin aktif menjalin kemitraan dengan lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu. Sebelumnya, Bawaslu juga telah melakukan pertemuan serupa dengan fakultas lain di UNISRI untuk program “Bawaslu Mengajar”. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang lebih sadar hukum pemilu, kritis, dan siap berkontribusi dalam menjaga integritas demokrasi Indonesia ke depan.




